Info Seputar Berita, Gosip, Politik dan Olahraga

Tampilkan postingan dengan label Pilpres 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilpres 2014. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Juli 2014

Apa Saja Rutinitas Jokowi Setelah Kembali Menjadi Gubenur DKI Jakarta??

Apa Saja Rutinitas Jokowi Setelah Kembali Menjadi Gubenur DKI Jakarta
Pemilu Presiden 2014 - Unggul 6,3% pada hasil real count KPU membuat pasangan nomor urut dua, Jokowi Widodo-Jusuf Kalla terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 dan akan dilantik Oktober 2014. 

Dari 33 kota di Indonesia, tercatat pasangan Jokowi-JK unggul 53,15% dengan mendominasi 23 kota, sedangkan pasangan nomor urut satu, Prabowo-Hatta didukung oleh 10 kota dengan perolehan 46,85%. Bau kemenangan pasangan nomor urut dua ini sudah diprediksi jauh sebelum perhitungan dari KPU, namun dengan hasil quick count yang berbeda-beda membuat rakyat Indonesia sempat merasakan kecurangan pada Pilpres 2014-2019 ini.

Sambil menunggu pelantikannya dibulan Oktober, saat ini Jokowi kembali pada rutinitas awalnya yaitu menjadi Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/7). Banyak ucapan selamat kepada Jokowi atas keberhasilannya menjadi pemimpim bangsa Indonesia. Salah satu ucapan tersebut datang dari Wakil Gubenur saat ini, Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa Ahok. Ia memberikan selamat kepada Jokowi, atas terpilihnya dia sebagai Presiden periode 2014-2019.
“Secara pribadi saya ucapin selamat, kalau secara partai saya belum selamatin. Tapi kalau secara teman pribadi, selamat jadi Presiden, pak Presiden,” Ucapnya dengan riang di Balai Kota Jakarta (23/7).

Ahok juga menambahkan bahwa beliau memang layak untuk menjadi Presiden Indonesia, apalagi pihak KPU sudah menetapkan bahwa pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memenangkan Pilpres 2014. Dan Ia mengakui bahwa ia senang dapat berbicara empat mata dengan beliau. Jokowi yang mendengarkan ucapan selamat dari Ahok mengeluarkan jurus khasnya yaitu senyum dengan rasa senang.
“Iya dong, kan menurut KPU sudah tapi itu secara pribadi saja, tapi dia senyum-senyum saja, kan memang gitu dia orangnya.” Tambah Ahok.

Selain itu ucapan selamat juga datang dari Perdana Menteri, Australia, Tony Abbott. Dia berharap bahwa Australia dapat bekerja sama dengan Joko Widodo setelah Gubernur DKI Jakarta itu menang dalam pemilihan Preisden. Lebih jauh ia menjelaskan bahwa hubungan dengan Indonesia sempat tegang tahun lalu akibat isu mata-mata.
“Pemerintah Australia berharap dapat bekerja sama dengan dia (Jokowi). Kami juga memiliki sejarah kerjasama yang lama dalam berbagai aspek.” kata Abbott.

Hari ini kedatangan Jokowi di Balai Kota, langsung disambut dengan ucapan selamat dari beberapa anggota, terlihat ada Kasatpol PP DKI, Kukuh Hadi Santosa dan Sekda DKI, Saefullah yang turut menyambut dan memberikan selamat kepada Jokowi. Dan karangan bunga yang terpangpang di balai kota.

Lalu apa yang dilakukan Jokowi dihari pertamanya kembali menjadi Gubernur?? Beliau bersama Ahok langsung mengadakan pertemuan tertutup dengan beberapa anggota selama satu jam. 

Menurut Ahok, agenda pertama Jokowi hari ini yaitu mengikuti rapat paripurna dengan DPRD pada pukul dua sore nanti.
“Aku minta Pak Gubernur untuk ikut rapat Paripurna supaya dapat tandatangan langsung, hari ini kan saya Wagub (Wakil Gubernur), sudah bukan Pelaksana harian lagi,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta.

Ahok juga meminta Jokowi untuk tidak cuti setelah KPU meng-sahkan ia menjadi Presiden. Alasannya karena bila Jokowi cuti, maka ia akan mengalami kesulitan karena posisinya kembali menjadi pelaksana harian dan tidak memiliki wewenang untuk mengambil kebijakan.
“Ya beliau sih saya minta untuk jangan cuti, kalau cuti kan saya PLH (Pelaksanan Harian) lagi. Tapi gak mundur juga, kalau mau mundur nanti sebelum dilantik jadi Presiden, kita lihat saja nanti.” Ucap Ahok.

Menarik Diri Dan Tidak Menerima Hasil Pemilu Presiden, Apakah Ini Bentuk Cerminan Seorang Kesatria??

Prabowo dan Koalisi
Pilpres 2014 - Tidak terima hasil KPU, pihak tim Prabowo Mengeluhkan banyaknya aksi ‘Bullying’ di Media Sosial yang ditujukan kepada mereka.  Dan menuduh adanya gerakan cyber dalam tim Jokowi-Jusuf Kalla  untuk membangun opini pembaca bahwa timnya tidak menerima kekalahan.

Selasa 22 Juli 2014, Juru bicara pasangan Prabowo-Hatta Rajasa, Tantowi Yahya menyayangkan aksi bullying dimedia sosial terhadap keputusan Prabowo untuk menolak hasil pemilu Presiden dan menarik diri dari proses yang masih berjalan. Lebih lanjut, Ia (Tantowi) menuduh bahwa adanya aktivitas didunia cyber yang dilakukan oleh tim Jokowi-Jusuf Kalla untuk membangun opini kepada pembaca bahwa timnya tidak siap untuk menerima kekalahan.
“Kami patut mengakui tim Jokowi-Jusuf Kalla sangat dominan dalam pembangunan isu, terutama lewat media sosial. Lime menit Prabowo menyatakan sikapnya, langsung jadi karikatur,” kata Tantowi yang mengadakan konferensi pers di rumah Polonia, Jakarta.

Dalam kesempatan itu juga ia mengingatkan rakyat Indonesia untuk tidak cepat terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial.
“kita tetap siap kalah, kita akan menerima kekalahan kalau prosesnya jujur. Tidak benar kalau kita menolak hasil pemilu karena tidak siap menerima kekalahan.” lanjut Tantowi.

Namun siapa yang mengusulkan untuk menolak hasi pilpres??. Dalam pidatonya di Rumah Polonia, Jakarta, calon Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penolaknya atas hasil pilpres 2014, pernyataan tersebut ia sampaikan tanpa dihadiri oleh calon wakilnya, Hatta Rajasa. Ini merupakan bentuk kekecewaan dari tim Prabowo-Hatta terhadap pelaksanaan pilpres 2014 yang dinilai banyak kecurangan.

Menurut anggota tim hukum dan Advokasi pasangan nomor urut satu, Mahendradatta mengatakan usul untuk menolak hasil pemilu Presiden dan menarik diri dari proses yang sedang berlangsung merupakan usulan yang datang langsung dari pak Prabowo. Usulan tersebut disampaikan kepada sejumlah elite koalisi dan bertepatan dengan hasil rekapitulasi suara oleh KPU. Dalam rapat tersebut, semua yang hadir langsung setuju tanpa melalui perdebatan yang panjang.
“kita enggak ada yang memutuskan, pak Prabowo memutuskan begini dan kita amankan keputusan pak Prabowo itu. Semua setuju daripada mendelegitimasi proses yang karut marut dan curang, lebih baik menarik diri.” kata Mahendra.

Prabowo dan elite koalisi langsung naik keatas panggung dan Prabowo menyampaikan sikapnya untuk menolak hasil pemilu Presiden dan kemudian menarik diri dari proses yang sedang berlangsung.

Sejumlah media sosial mengatakan, bahwa sikap dari Prabowo tidak mencerminkan kesatria, dan ada beberapa twit dari Twitter yang mengatakan bahwa pihak Prabowo sengaja menciptakan perpecahan diantara bangsa... Bagaimana tanggapan anda mengenai isu ini??

Senin, 14 Juli 2014

Pemilihan Presiden 2014: Berpeluang Menjadi Presiden, Joko Widodo Membuka Pintu Lebar-Lebar Bagi Partai Politik Lain Untuk Bergabung

Pemilihan Presiden 2014: Berpeluang Menjadi Presiden, Joko Widodo Membuka Pintu Lebar-Lebar Bagi Partai Politik Lain Untuk Bergabung
Pilpres 2014 – Walau ditemukan banyak sekali kecurangan dalam pemilihan Presiden 2014, namun sejumlah masyarakat sudah yakin bahwa pasangan Jokowi-JK akan keluar menjadi pemimpin Indonesia. Seiring naiknya pamor pasangan capres dan cawapres nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla maka sejumlah partai mulai tertarik untuk bergabung dengan PDIP. Diantaranya, Partai Hanura, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), Partai Golkar, PPP (Partai Persatuan Pembangunan), dan yang baru-baru ini PD (Partai Demokrat).

Adalah Ruhut Sitompul (Partai Demokrat) yang mengumumkan dukungan penuhnya kepada pasangan calon Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Walau sempat mendapat teguran keras oleh ketua umum Partai Demokrat dan sekaligus Presiden saat ini, Bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Ruhut sendiri mendapatkan pesan singkat (SMS) yang berisi teguran dari Pak SBY, Ruhut diminta untuk tidak membawa-bawa namanya saat politik (26/6).

Alasan Ruhut Sitompul mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla karena tertarik pada “slogan Indonesia hebat” yang diusung oleh pasangan nomor urut dua ini. Kemudian ia membandingkan dengan slogan pasangan nomor urut satu, Prabowo-Hatta yaitu, “Indonesia Bangkit”. Ia menilai tagline dari Prabowo terkesan negatif kepada Presiden saat ini (SBY).
“Tagline Jokowi-JK kan Indonesia Hebat, artinya mengakui kehebatan kepemimpinan pak SBY selama 10 tahun ini. Sedangkan tagline Prabowo-Hatta itu Indonesia Bangkit, berarti apakah maksudnya selama ini Indonesia tidur??, padahal Pak SBY tidak tidur loh, dia bekerja keras.” Ujar Ruhut saat diwawancarai di Gedung DPR, Jakarta. (23/06).
Sebenarnya Ruhut Sitompul merupakan salah satu dari banyak orang yang tidak menyetujui Jokowi menjadi Presiden. Dan hal tersebut ia akui, namun ia mengatakan seiring waktu ia menghargai sikap Jokowi yang ia rasa berjiwa besar mau menerima berbagai macam kritikan dan masukan, namun ia tetap menegaskan bahwa bentuk dukungan terhadap Jokowi bukan menjadi alat untuknya berpindah haluan ke PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan).
“Saya ini dikenal orang yang paling sering mengkritisi Pak Jokowi, tetapi masyarakat bertanya-tanya kenapa akhirnya saya mendukungnya, itu karena saya lihat pada Pak Jokowi mempunyai semangat yang besar untuk memperbaiki kekurangannya. Dan saya akan tetap berada di Demokrat, walaupun Demokrat bukan partai saya yang pertama, namun Demokrat akan menjadi partai terakhir saya.” Kata Ruhut.
Namun bukan Ruhut Sitompul namanya bila tidak membuat satu pernyataan yang panas, Ia secara sengaja menyindir PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang dianggap menjadi duri dalam daging, pasalnya mereka secara sengaja berbeda pendapat terhadap kebijakan pemerintahan Presiden SBY seperti kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Seperti PKS (Partai Keadilan Sejahtera), apa kerjanya enggak tidak menusuk dari belakang??? Kalau menang itu apapun bisa terjadi dalam politik, karena politik kan ilmu sosial, bukan exact. Lucu kalau orang mengatakan koalisi permanen, itu bukan orang politik.” Ujar Ruhut.
Paska rakyat Indonesia selesai melakukan pemilihan Presiden pada 9 Juli 2014 lalu, calon Presiden Joko Widodo membuka pintu lebar-lebar bagi ParPol (Partai Politik) lain yang sebelumnya tidak mendukungnya untuk bergabung dengan kubunya. Dan tidak lupa Jokowi meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu proses hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu Presiden 2014 yang rencananya akan diumumkan pada 22 Juli 2014 mendatang.
“Siapapun yang ingin ikut bersama-sama membangun bangsa dan negara Indonesia kenapa tidak? Saya kira tidak ada masalah. Dan untuk masyarakat, tolong semuanya bersabar dan menunggu penetapan perolehan suara dari KPU.” Ujar Jokowi saat berada di Panti Marhaenis, Semarang.
Dan tidak lupa juga, Jokowi mengajak masyarakat untuk mengawal serta mengawasi proses rekapitulasi perolehan suara untuk menghindari kecurangan.
“Laporkan jika ada perubahaan suara sedikitpun agar ditindaklanjuti oleh pihak terkait, karena mengubah jumlah suara merupakan tindak kejahatan demokrasi.” Tambah Jokowi.

Jumat, 11 Juli 2014

Ketegangan Israel-Palestina: Dari Serangan Udara Menuju Serangan Darat, Gaza Berduka

Ketegangan Israel-Palestina: Dari Serangan Udara Menuju Serangan Darat, Gaza Berduka
Perang Israel-Palestina - Sepanjang hari Jumat kemarin, Gempuran udara dari pasukan Israel ke Gaza telah memakan korban jiwa sebanyak 112 warga Palestina. Serangan udara Israel sebelumnya menewaskan 14 warga Palestina pada hari kamis dini hari, dimana tujuh diantaranya adalah perempuan dan anak-anak. Walau kecaman datang dari berbagai elemen termasuk dunia internasional, termasuk dukungan dari persepakbola RealMadrid, Cristiano Ronaldo untuk Palestina, namun hal tersebut masih belum dapat menghentikan Israel untuk memporak-porakdakan Gaza, Palestina.

Serangan yang dilancarkan oleh militer Israel telah memasuki hari ke-5 ke jalur Gaza. Serangan pertama dilakukan pada kamis dini hari dan menghantam sebuah kedai kopi yang berlokasi di kota Khan Yunis. Menurut laporan juru bicara layanan darurat Palestina, Ashraf al-Qudra dalam serangan ini, enam orang tewas dan 15 orang lainnya luka-luka. Tak lama berselang, serangan kedua Israel kembali menghantam Gaza, kali ini kamp pengungsi Nusseirat dipusat Gaza yang hancur, dilaporkan rudal tersebut menghantam rumah Raed Shalat dan menewaskan Raed serta melukai beberapa orang. Dan serangan berikutnya meratakan dua rumah di Khan Yunis dan menewaskan tujuh orang (tiga perempuan dan empat anak-anak).

Serangan Israel ke wilayah palestina telah terjadi sejak 8 Juli 2014 yang lalu. Mereka menamakan agresi ini sebagai “Operation Protective Edge” dan merupakan operasi militer terbesar Israel ke jalur Gaza sejak 2012. Israel mengklaim bahwa serangan udara ini bertujuan untuk menghentikan serangan roket Hamas ke wilayah Israel. Tidak hanya sampai disana, Militer Israel rencananya akan melakukan serangan via darat, dimana melibatkan Artileri dan Tank. Dan sebanyak 33 ribu tentara telah dipersiapkan untuk operasi darat tersebut.

Menurut Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, keputusan untuk operasi darat Israel akan diputuskan dalam waktu 48 jam ke depan.

“Saat ini kami masih dalam tahap pertama... serangan udara, dan saya perkirakan, kami akan memutuskan besok (sabtu) atau lusa untuk tahap selanjutnya.” Kata Avigdor.

Dan Petinggi militer IDF (Israel Defense Forces) melaporkan ada 160 titik gempuran Israel ke Gaza yang dimulai sejak Selasa 8 Juli 2014. Dan ada 430 lokasi yang telah diserang militer udara Israel dimana 120 lokasi merupakan tempat peluncuran roket milik Hamas.

Semoga ada solusi untuk konflik yang telah terjadi sejak 2012 ini, mudah-mudahan Presiden Indonesia yang terpilih 2014 ini mampu memberikan kontribusi untuk perang Israel dan Palestina... Gaza Berduka.

Kicauan Ahmad Dhani di Twitter Soal Pilpres 2014 Mendapatkan Cemooh

Gosip dan Politik – Musisi sekaligus pencipta lagu, Ahmad Dhani memang tidak habis-habisnya membuat sensasi. Sebelumnya pada 4 Juli, pentolan Dewa 19 ini men-twit “Lelaki seperti saya tidak akan memilih Jokowi sebagai Presiden...”. Dan “Saya tidak ada masalah dengan PDIP maupun keluarga Soekarno... Saya Cuma tidak suka dengan Jokowi...”. Hal tersebut sontak mendapatkan cemooh dikalangan pengguna Twitter. dan tak sedikit yang mendukung twit Dhani.
Twitter Ahmad Dhani Menghina Jokowi
Lalu pada tanggal 10 Juli, Ahmad Dhani kembali men-twit “Kucing kampung dibawa ke Mekah... pulang tetep jadi kucing kampung. Kucing Persia dimanapun berada, tetaplah kucing Persia...”. Walau hal tersebut terkesan twit yang biasa saja, namun para pendukung Jokowo-JK tidak terima dan terpancing untuk membalas pernyataan dari Dhani. Hal ini beralasan, pasalnya calon Presiden nomor urut dua itu belum lama ini menunaikan ibadah umrah ke Mekah, Arab Saudi.
Ahmad Dhani Menghina Jokowi Dengan Kata Kucing Kampung

Dan puncaknya ia membuat pernyataan di Twitter yang berisi “Untuk tim ses med sos no 2... besok gw panasin lagi ye... biar lu pada bisa nyampah... drpd nganggur.”  Entah bercanda atau hanya mencari sensasi yang dibuat oleh suami dari Mulan Jameela ini, namun sejumlah masyarakat menilai tindakan Ahmad Dhani sebagai orang yang arogan dan terlihat seperti anak kecil.
Ahmad Dhani Memanasi Kubu Jokowi

Dan hari ini, Ia berkicau lagi di Twitter yang berisi “Sebagian kecil dari kita mampu memahami bahasa langit... sebagian besar suka marah2 karena pemahaman mereka yang dangkal.” Dan kemudian disusul dengan “Alhamdulillah ya separoh lebih masyarakat kita sdh bisa membedakan mana yang pencitraan dan mana yang genuine.” Kicau Ahmad Dhani di Twitter (11/07).
Twitter Ahmad Dhani
Ahmad Dhani merupakan salah satu dari sejumlah public figure yang mendukung pasangan nomor urut satu, Prabowo-Hatta. AhmadDhani juga mengakui bahwa rasa patriotisme dan nasionalisme Prabowo jauh diatasJokowi. Bagaimana penilaian anda mengenai musisi Ahmad Dhani?? Apakah sikap yang tunjukannya hanya untuk meraih perhatian da sensasi masyarakat??

Kamis, 10 Juli 2014

Pilpres 2014: Tidak Hanya Masyarakat, Para Artis Juga di Buat Bingung

Indah Dewi Pertiwi Dibuat Bingung di Hasil Quick Count
Berita Gosip dan Politik - Warga Indonesia telah selesai menjalankan kewajiban mereka untuk menjoblos Presiden dan Wakil Presiden yang baru (9/7), namun sampai saat ini masih belum ada kejelasan. Masyarakat dibuat bingung tentang siapa yang unggul dalam quick count, pasalnya dari 11 lembaga survei yang memantau perhitungan suara, empat diantaranya berbeda. Silkan disimak gambar berikut:

Pilpres 2014 menjadi pembicaraan paling hangat tahun ini, bukan hanya masyarakat umum saja yang membahasnya, namun para selebriti tanah air berbondong-bondong membicarakan topik ini. Hal ini beralasan, pasalnya banyak sekali Harapan besar para selebriti untuk Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih mendatang. Mereka (Seleb) ingin agar film dan musik tidak lagi dibajak, selain itu juga mereka ingin agar film dan musik dapat menjadi lebih baik lagi serta mampu bersaing dengan pasar internasional.

Para artis pun ikut andil untuk mendukung jagoan mereka masing-masing, sama seperti masyarakat pada umumnya, para public figure juga dibuat kebingungan dan bertanya-tanya siapa yang unggul dalam pemilihan Presiden tahun ini, tidak terkecuali dari penyanyi seksi, IDP (Indah Dewi Pertiwi). Ia dibuat kebingungan dengan adanya pemberitaan tentang dua hasil hitung cepat yang berbeda yang disiarkan oleh beberapa stasiun televisi. Di stasiun TV seperti Metro TV dan SCTV memperlihatkan bahwa pasangan capres dan cawapres Jokowi-Kalla unggul atas Prabowo-Hatta, sedang di TV One, Global TV, dan RCTI menunjukan bahwa pasangan Prabowo-Hatta menang atas Jokowi-JK.
“Duh, kok hasilnya bisa beda ya. Jadi bingung juga,” kata Indah Dewi Pertiwi sambil tertawa.
Penyanyi dengan single “Hipnotis” tidak mau ambil pusing memikirkan hasil hitung cepat yang berbeda. Baginya cara pasti untuk mengetahui hasil yang akurat ialah dengan menunggu hasil perhitungan langsung dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang rencananya akan di mulai tanggal 22 Juli 2014. Namun ia berharap Pilpres 2014 dapat berakhir dengan cara damai dan tenang. Jangan hanya gara-gara hal seperti ini terjadi perpecahan, apalagi sampai menimbulkan konflik antar kedua kubu. Dan Indah Dewi Pertiwi menambahkan juga bahwa perbedaan merupakan hal yang lumrah.
“Yang kalah harus bisa menerimanya dengan lapang dada. Yang menang juga jangan sombong. Siapapun yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden, mereka akan bekerja untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik”. Tambah IDP.
 Menanggapi soal perbedaan dalam hasil hitung cepat, pihak Etis Persepi berjanji akanmengusut lembaga survei yang bermasalah. Dan jelas akan ada sanksi tegas untuk pihak yang terbukti sengaja merubah hasil quick count.

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.